Pajak Lebih Rendah Bagi Karyawan

Pajak Lebih Rendah Bagi Karyawan PDF Cetak Email
Selasa, 17 Pebruari 2009 15:04
Bagi  karyawan tetap dapat memperoleh keringanan PPh mulai 1 Januari 2009. Karena  pemerintah  telah menetapkan bahwa pengurang penghasilan yang dapat dinikmati  oleh  karyawan tetap berstatus single maksimal diberikan sebesar Rp 21,84 juta pertahun. Hal ini berakibat pada Penghasilan Kena Pajak bagi karyawan lebih rendah dan PPh yang dibayar menjadi lebih kecil. Dengan diberlakukannya UU  KUP dan UU PPh  serta  peraturan-peraturan pelaksanaannya, membawa dampak terhadap perhitungan PPh Pasal 21. Perubahan penghitungan PPh Pasal 21 untuk tahun Pajak 2009 ini, meliputi :

1. Perubahan biaya jabatan dan biaya pensiun (PMK 250/PMK.03/2009)

Besarnya  biaya  jabatan  dan biaya pensiun bagi pegawai tetap adalah 5% dari  penghasilan  bruto, sekarang biaya jabatan ditetapkan maksimal Rp 6 juta setahun  atau  Rp 500 ribu sebulan. Sebelumnya adalah Rp 1,296 juta setahun atau Rp 108  ribu sebulan. Sedangkan biaya pensiun sekarang ditetapkan menjadi Rp 2,4 juta setahun atau Rp 200 ribu sebulan. Sebelumnya sebesar Rp 432.000 setahun atau Rp 36.000 sebulan

2. Perubahan PTKP ( PMK 254/PMK.03/2008 dan  Pasal 7 UU PPh No. 36 Tahun 2008)

A. Bagi Pegawai Harian Dan Mingguan Serta Pegawai Tidak Tetap Lainnya, yang menerima penghasilan sampai dengan Rp 150 ribu sehari atau Rp 1,32 juta sebulan, tidak dipotong PPh.

B. Bagi karyawan tetap: Penghasilan  Tidak  Kena  Pajak  pertahun bagi WP OP adalah Rp 15,84 juta;  tambahan PTKP untuk yang berstatus kawin sebesar Rp 1,32 Juta, bagi  yang penghasilan istrinya digabung Rp 15,84 juta dan bagi yang memiliki tanggungan, maksimal 3 orang, tambahan PTKP masing-masing sebesar Rp 1,32 Juta.

3. Perubahan Tarif PPh (Pasal 17 UU PPh NO. 36 Tahun 2008)

Lapisan  Penghasilan  Kena  Pajak dinaikkan, sekarang penghasilan sampai dengan Rp 50 juta tarifnya 5%, Rp.50 Juta- Rp. 250 juta tarifnya 15%, Rp 250  juta-Rp  500  juta  tarifnya  25%  dan lebih dari Rp 500 juta tarifnya 35%. Sesuai dengan ketentuan Pasal 21 ayat (5a) UU PPh, ada tambahan PPh bagi PPh bagi yang tidak ber-NPWP sebesar  20%.

Sehingga  apabila  sebelumnya  seorang pegawai tetap berstatus single tanpa mendapat  iuran  pensiun, memiliki penghasilan sebesar Rp. 50 juta setahun akan  terutang  PPh  sebesar  Rp  2,3  Juta, namun mulai tahun 2009 dengan penghasilan  yang  sama  hanya akan terhutang PPh sebesar Rp. 1,583 Juta). Lebih ringan khan.

Penting  untuk  diingat  bahwa mulai Tahun Pajak 2009, sudah tidak ada lagi SPT Tahunan PPh Tahunan 1721,  berdasarkan Pasal 13 ayat (5) PMK 252/PMK.03/2008.  Jadi  tahun ini merupakan tahun terakhir untuk melaporkan SPT Tahunan 1721 Tahun Pajak 2008.

Dengan  adanya  penurunan  tarif  PPh  yang  dibayar,  diharapkan kemampuan ekonomis  karyawan bertambah, sehingga bisa meningkatkan daya beli karyawan yang  mana  akhirnya  akan  mendorong  pertumbuhan ekonomi  melalui sektor industri pengadaan barang dan jasa.

Sumber : Detik.Com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s